Memaparkan catatan dengan label Akhir Zaman. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Akhir Zaman. Papar semua catatan

Khamis, 30 November 2017

Fenomena Antagonis Akhir Zaman

*FENOMENA ANTAGONIS AKHIR JAMAN*

● Banyak rumah semakin besar, tapi keluarganya semakin kecil.
● Gelar semakin tinggi, akal sehat semakin rendah
● Pengobatan semakin canggih, kesehatan semakin buruk.
● Travelling keliling dunia, tapi tidak kenal dengan tetangga sendiri.
● Penghasilan semakin meningkat, ketenteraman jiwa semakin berkurang.
● Kualitas Ilmu semakin tinggi, kualitas emosi semakin rendah.
● Jumlah Manusia semakin banyak, rasa kemanusiaan semakin menipis.
● Pengetahuan semakin bagus, kearifan semakin berkurang.
● Semakin banyak teman di dunia maya, tapi tidak punya sahabat yang sejati.
● Minuman semakin banyak jenisnya, air bersih semakin berkurang jumlahnya.
● Pakai jam tangan mahal, tapi tak pernah tepat waktu.
● Ilmu semakin tersebar, adab dan akhlak semakin lenyap
● Belajar semakin mudah, guru semakin tidak dihargai
● Teknologi Informasi semakin canggih, fitnah dan aib semakin tersebar.
● Orang yang rendah ilmu banyak bicara, orang yang tinggi ilmu banyak terdiam.
● Tontonan semakin banyak, tuntunan semakin berkurang. Akhirnya tontonan jadi tuntunan

Kayaknya sekarang sudah marak terjadi, semoga kita termasuk orang yang tetap waras dan waspada..

Rabu, 29 November 2017

Sosial dan Medsos

❤MUHASABAH BEDA MENCARI ILMU ZAMAN DULU DENGAN ZAMAN  Muhasabah
NOW❤                                        🚣🚣🚣🚣🚣🚣🚣🚣🚣

❤Zaman dahulu, orang sulit mencari ilmu tapi mudah mengamalkannya.

❤Zaman sekarang, orang mudah mencari ilmu tapi sulit mengamalkannya.

❤Dahulu, ilmu dikejar, ditulis, dihafal, diamalkan dan diajarkan.

❤Sekarang, ilmu diunduh, disimpan dan dikoleksi, lalu diperdebatkan.

❤Dahulu, butuh peras keringat dan banting tulang untuk mendapatkan ilmu.

❤Sekarang, cukup peras kuota internet sambil duduk manis ditemani secangkir minuman dan snack.

❤Dahulu, ilmu disimpan di dalam hati, selama hati masih normal, ilmu tetap terjaga.

❤Sekarang, ilmu disimpan di dalam memori gadget, kalau baterai habis, ilmu tertinggal. Kalau gadget rusak, hilanglah ilmu.

❤Dahulu, harus duduk berjam-jam di hadapan guru penuh rasa hormat dan sopan, maka ilmu merasuk bersama keberkahan.

❤Sekarang, cukup tekan tombol atau layar sambil tidur2an, maka ilmu merasuk bersama kemalasan.

❤Kita telah sampai di zaman dimana bicara tanpa perlu suara, melihat tanpa perlu tatap muka dan memanggil tanpa perlu teriak.

❤Hingga, bicara hanya perlu ketik saja. Melihat hanya perlu klik saja. Dan memanggil hanya perlu ping saja. Social Media telah menjadi budaya, Al-Qur’an pun semakin terlupa.

❤Dari yang hanya melihat-lihat, sampai mereka yg beradu pendapat. Dari tingkah yang dibuat-buat, sampai yang terang-terangan maksiat. 

❤Hingga tak sadar jemari ini berkhianat, menulis sesuatu yg tak bermanfaat.

❤Hingga tak sadar mata ini berkhianat, melihat apa yang seharusnya tak boleh dilihat.

❤Wahai diri ingatlah !!!
Matamu akan menjadi saksi atas apa yang kau lihat.

❤Jemarimu akan menjadi saksi atas apa yang telah engkau tulis.

❤Suatu hari nanti apapun yg kau lakukan dengan anggota badanmu akan bersaksi dihadapan Penciptanya.

❤Maka dapatkah kau membantahnya ? Maka, jangan sampai mereka menjadi musuhmu dihari perhitungan nanti.

❤Menjadi saksi keburukanmu di Sosial Media, saksi atas apa yang kau lihat, saksi atas apa yang kau tulis. Saksi atas segala apa yang kita lakukan di Sosial Media.

❤Gunakan HPmu sebagai ladang amal,
Sebarkan kebaikan dan ilmu yang bermanfaat.

Barakallah Fiikum